Membangun Iman yang Kokoh: Khotbah tentang Pentingnya Doa

Doa adalah salah satu aspek terpenting dalam kehidupan seorang Kristen. Doa bukan hanya sekadar rutinitas atau kewajiban, melainkan sebuah komunikasi intim antara kita dengan Tuhan. Melalui doa, kita bisa mengungkapkan rasa syukur, memohon bimbingan, dan mencari kekuatan. Doa juga adalah cara kita memperkuat iman kita, menjadikannya kokoh dan tak tergoyahkan.

Dalam Matius 6:6, Yesus mengajarkan, “Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.” Ayat ini menunjukkan betapa pentingnya doa pribadi yang dilakukan dengan tulus hati. Doa bukan tentang pameran kesalehan di depan orang lain, tetapi tentang hubungan pribadi kita dengan Tuhan.

Pentingnya doa renungan kristen dalam membangun iman juga dapat dilihat dari kehidupan Yesus sendiri. Dalam banyak kesempatan, Yesus menyendiri untuk berdoa, mencari kekuatan dan bimbingan dari Bapa-Nya. Misalnya, dalam Lukas 5:16 dikatakan, “Akan tetapi Ia mengundurkan diri ke tempat-tempat yang sunyi dan berdoa.” Jika Yesus, Anak Allah, merasa perlu untuk berdoa, betapa lebih lagi kita harus menjadikan doa sebagai bagian tak terpisahkan dari hidup kita.

Melalui doa, kita dapat merasakan kedekatan dengan Tuhan. Ketika kita berdoa, kita menyadari bahwa kita tidak sendiri dalam menghadapi tantangan hidup. Kita diingatkan bahwa Tuhan selalu bersama kita, mendengarkan setiap permohonan dan tangisan hati kita. Hal ini memberikan penghiburan dan kekuatan yang luar biasa dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Selain itu, doa juga membantu kita untuk lebih peka terhadap kehendak Tuhan. Dalam doa, kita tidak hanya berbicara, tetapi juga mendengarkan. Kita mencari petunjuk dan bimbingan Tuhan dalam setiap langkah yang kita ambil. Yakobus 1:5 mengatakan, “Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, – yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit – , maka hal itu akan diberikan kepadanya.” Melalui doa, kita dapat menerima hikmat yang kita butuhkan untuk membuat keputusan yang bijaksana.

Doa juga adalah sumber kekuatan bagi kita. Ketika kita menghadapi cobaan dan kesulitan, doa membantu kita untuk tetap teguh dalam iman. Dalam Filipi 4:6-7, kita diingatkan, “Janganlah hendaknya kamu khawatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.” Dengan doa, kita dapat merasakan damai sejahtera Allah yang menguatkan kita dalam setiap situasi.

Untuk membangun iman yang kokoh, kita harus menjadikan doa sebagai prioritas dalam hidup kita. Luangkan waktu setiap hari untuk berdoa, baik secara pribadi maupun bersama keluarga atau komunitas gereja. Jangan biarkan kesibukan dunia menghalangi kita untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Ingatlah bahwa doa adalah napas hidup rohani kita. Tanpa doa, iman kita akan lemah dan mudah goyah.

Marilah kita terus memperkuat iman kita melalui doa. Jadikan doa sebagai fondasi yang kokoh dalam setiap aspek kehidupan kita. Dengan demikian, kita akan memiliki iman yang tak tergoyahkan dan selalu berada dalam bimbingan dan perlindungan Tuhan. Amin.

Leave a Comment